FB_IMG_1664606615744

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, SMP Negeri 1 Baturetno Gelar Upacara

SMP Negeri 1 Baturetno menggelar upacara dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila, Sabtu (1/10/2022). Kegiatan ini dilangsungkan di lapangan upacara sekolah diikuti seluruh warga sekolah. Kepala SMP Negeri 1 Baturetno, Siti Safuroh, bertindak sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, Kepala SMP Negeri 1 Baturetno mengingatkan kembali mengenai Pancasila sebagai falsafah hidup. Melalui Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), SMP Negeri 1 Baturetno berkomitmen mewujudkan setiap dimensi Pelajar Pancasila.Upacara diakhiri dengan doa. Selama berlangsung upacara, semua peserta tampak khidmat mengikuti dari awal sampai akhir

FB_IMG_1660887965232

Spensaba Tampil Memukau di Karnaval Baturetno

SMP Negeri 1 Baturetno tampil memukau di perhelatan Karnaval Peringatan HUT ke-77 RI Kecamatan Baturetno. Sebanyak 500 personel diterjunkan guna menyemarakkan karnaval ini. Mengusung tema”SMPN 1 Baturetno Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat Wujudkan Profil Pelajar Pancasila”, Spensaba sajikan beragam tampilan edukatif.Kontingen SMPN 1 Baturetno di bawah arahan kepala sekolah, Siti Safuroh, menunjukkan semangat luar biasa selama karnaval berlangsung. Kegiatan karnaval dimulai dari lapangan Baturetno dan berakhir di perempatan utama Kota Baturetno. Kegiatan yang berlangsung Kamis (18/8/2022) ini berlangsung lancar.

UpacaraBendera

SMPN 1 Baturetno turut mengikuti Upacara Peringatan HUT ke-77 Republik Indonesia

Siswa dan guru SMPN 1 Baturetno turut mengikuti Upacara Peringatan HUT ke-77 Republik Indonesia di Lapangan Baturetno, Rabu (17/8/2022). Upacara berlangsung khidmad dari awal sampai akhir. Camat Baturetno bertindak sebagai inspektur upacara. Dengan mengusung tema “SMPN1 Baturetno Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat Wujudkan Profil Pelajar Pancasila”, SMPN 1 Baturetno siap bahu membahu membangun negeri.

upacarapramuka

Gugus Depan SMPN 1 Baturetno Gelar Upacara Peringatan Hari Pramuka

Penuh Khidmat, Gugus Depan SMPN 1 Baturetno Gelar Upacara Peringatan Hari PramukaGugus Depan SMP Negeri 1 Baturetno menggelar upacara peringatan Hari Pramuka, Senin (15/8/2022). Kegiatan ini diadakan di lapangan sekolah. Upacara diikuti oleh semua siswa, guru, dan karyawan SMP Negeri 1 Baturetno. Kepala SMPN 1 Baturetno selaku Kamabigus, Siti Safuroh, bertindak sebagai pembina upacara.Tema yang diangkat adalah “Mengabdi Tanpa Batas untuk Membangun Ketangguhan Bangsa”. Melalui tema ini, Kamabigus mengajak para siswa untuk bersama membangun bangsa dengan dimulai dari diri sendiri. “Peran membangun bangsa harus dijalankan, mulai dari yang sederhana, seperti mematuhi tata tertib sekolah,” tegas Siti Safuroh.Peserta upacara tampak khidmat dari awal sampai akhir pelaksanaan. Kegiatan yang diadakan untuk memperingati Hari Pramuka sekaligus melatih kedisiplinan ini berlangsung tertib, tanpa ada kendala berarti. (AD)

FB_IMG_1656201210443

SMP Negeri 1 Baturetno menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Implementasi Kurikulum Merdeka

SMP Negeri 1 Baturetno menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Implementasi Kurikulum Merdeka pada Jumat (24/06/2022). Kegiatan yang diikuti semua guru SMP Negeri 1 Baturetno ini di adakan di aula sekolah. Kegiatan digelar untuk memberikan pemahaman menyeluruh mengenai implementasi Kurikulum Merdeka yang akan diterapkan mulai tahun pelajaran 2022/2023. Kepala SMPN 1 Baturetno, Siti Safuroh, membuka kegiatan serta memberikan arahan pada kegiatan ini. Narasumber kegiatan adalah Lulis Ambarwati, Pengawas SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri. Implementasi Kurikulum Merdeka dikupas tuntas di kegiatan ini.

ekonseling2

EkoRemaS, Inovasi E-Konseling SMP Negeri 1 Baturetno

SMP Negeri 1 Baturetno meluncurkan inovasi E-konseling guna memberikan layanan konseling kepada peserta didik secara online. Inovasi ini diberi nama EkoRemaS (E-Konseling Remaja Spesaba). Inovasi EkoRemaS digawangi oleh Wiwiek AS, Abdurrahman Wahhab, dan Agus Pramono, selaku guru Bimbingan Konseling SMP Negeri 1 Baturetno.

Inovasi diluncurkan sebagai media yang bersifat fleksibel dalam melakukan pendampingan secara jarak jauh terhadap para siswa di masa remaja. Remaja sebagai suatu periode kehidupan yang berada pada rentang usia 10-19 tahun. Pada masa tersebut terjadi perubahan biologis dan psikis secara cepat. Remaja menjadi sangat sensitif, suasana hati (mood) dan tingkat kepercayaan diri mereka dapat berubah dalam waktu yang singkat. Agus Pramono, inventor EkoRemaS, menyatakan bahwa tantangan dalam diri yang dirasakan oleh remaja adalah berhadapan dengan harapan dari lingkungan yang juga cukup membuat mereka tidak nyaman. “Pada masa remaja, individu diharapkan tidak lagi bergantung pada orang lain/ orang tua, tetapi sudah dapat secara mandiri membuat keputusan-keputusan di dalam kehidupannya,” ungkap Agus.

Agus menambahkan, perlu diadakan pendampingan secara psikologis agar dapat menangani masalah mental remaja disabilitas. Penanganan psikologis atau konseling dapat dilakukan melalui pendampingan secara tatap muka langsung oleh tenaga profesional, namun sejak pandemi Covid-19 hal tersebut akan sangat beresiko dalam penyebaran wabah penyakit ini.

Menurut Kepala SMP Negeri 1 Baturetno, Siti Safuroh, guru Bimbingan Konseling harus menggunakan beberapa media yang bertujuan agar peserta didik tidak jenuh dalam konseling dengan guru BK. “Peserta didik dapat memilih salah satu media yang dapat mereka gunakan untuk melakukan konseling dengan guru BK dengan waktu yang sudah disepakati bersama,”imbuh Safuroh.

EkoRemaS merupakan layanan konseling online didapat digunakan oleh siswa untuk  menyampaikan segala permasalahan yang kita hadapi. Pesan yang kita tulis akan dijawab oleh  konselor-konselor yang merupakan guru Bimbingan Konseling yang profesional melalui via aplikasi tawk.to . Layanan yang diberikan hanya berupa konsultasi yang bersifat singkat dan tidak bertujuan untuk menjadi sarana terapi maupun memberikan diagnosis. “Oleh karena itu, disarankan untuk melakukan konsultasi langsung (tatap muka) jika permasalahan yang dihadapi konseli sangat mendesak atau kondisinya kritis. EkoRemaS dapat diakses melalui link https://ekonseling.smpn1baturetno.sch.id/ ,” pungkas Agus.

Sumber : https://dinaspdank.wonogirikab.go.id/blog/ekoremas-inovasi-e-konseling-smp-negeri-1-baturetno/

Pentas

Layani SD Sekitar, SMPN 1 Baturetno Luncurkan Inovasi PenTAS

SMP Negeri 1 Baturetno kembali meluncurkan program inovasi. Kali ini, SMP Negeri 1 Baturetno memberikan layanan IT bagi 9 SD sekitar. Sebanyak 82 siswa SD terlayani melalui program inovasi PenTAS (Pelayanan IT ANBK Spensaba). Inovasi ini diluncurkan untuk memberi kemudahan bagi sekolah dasar di sekitar SMP Negeri 1 Baturetno dalam menempuh ANBK (Asesmen Nasional Berbasis Komputer).

Kepala SMP Negeri 1 Baturetno, Siti Safuroh, menjelaskan inovasi PenTAS diluncurkan sebagai bentuk layanan bagi instansi di sekitar sekolah. “Banyak SD yang belum siap mengadakan ANBK secara mandiri. SMP Negeri 1 Baturetno hadirkan inovasi PenTAS untuk menjawab masalah tersebut.

Inovasi PenTAS diberikan sejak Agustus-November 2021. Sutardi, inovator PenTAS, menyatakan bahwa program ini diawali dengan pemberian layanan simulasi ANBK. Setelah dilakukan simulasi, para siswa peserta ANBK diberikan layanan gladi. “Gladi diadakan untuk memastikan setiap siswa sudah siap mengikuti ANBK,” imbuh Sutardi.

Setelah gladi diberikan, siswa mengikuti kegiatan ANBK sesuai jadwal dari Pemerintah. Sembilan SD yang bergabung merasa terlayani dengan baik. Puji Rahayu, guru SDN 2 Sendangrejo, salah satu pendamping dari SD yang terlayani menyatakan apresiasinya terhadapa layanan PenTAS. “Terima kasih SMP Negeri 1 Baturetno yang telah  memberikan layanan terbaik bagi kami, sehingga ANBK sukses terlaksana, ujar Puji. (AD)

Sumber : https://dinaspdank.wonogirikab.go.id/blog/layani-sd-sekitar-smpn-1-baturetno-luncurkan-inovasi-pentas/

BelAS Bening2

BelAs Bening SMP Negeri 1 Baturetno, Inovasi di Masa Transisi

Masa transisi Covid 19 membawa perubahan terhadap sistem pembelajaran di Indonesia, khususnya di Kabupaten Wonogiri. SMP Negeri 1 Baturetno meluncurkan sebuah inovasi sebagai jawaban atas perubahan ini. Inovasi yang diusung adalah BelAs Bening, kependekan dari Belajar Asik dengan Blended learningTerobosan ini diluncurkan sebagai tindakan cepat tanggap atas dikeluarkannya Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri Nomor 420/ 5330 Tanggal 15 Oktober 2021 hal Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Tahap 1 (PTM) di Wonogiri. Tepat setelah Surat Edaran tersebut diberlakukan, BelAs Bening pun diluncurkan guna mewujudkan pembelajaran yang efektif di SMP Negeri 1 Baturetno pada Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Tahap 1 (PTM) fase transisi.

Di masa transisi, tantangan bagi seorang pendidik adalah menyiapkan dan merubah model/pendekatan pembelajaran yang selama pandemi Covid-19 diterapkan secara daring menjadi kombinasi daring dan luring. Pendekatan pembelajaran yang dapat menjawab dan mengatasi tantangan ini adalah Blended learning. BelAs Bening dianggap sebagai inovatif cepat tanggap untuk menjawab tantangan ini. Peserta didik difasilitasi untuk dapat belajar dan mengulang materi secara mandiri untuk satu bagian sesi menggunakan bahan dan sumber belajar online dan satu bagian sesi lainnya dilakukan secara tatap muka di dalam ruangan kelas.

BelAs Bening merupakan suatu pembelajaran inovatif blended learning  yang digunakan SMP Negeri 1 Baturetno. Menurut Staker & Horn (dalam Ali Muhtadi, 2019: 110), mendefinisikan blended learning sebagai pembelajaran yang mengkombinasikan antara pembelajaran online dengan pembelajaran konvensional (tatap muka). Pembelajaran luring sama sekali tidak menggunakan jaringan internet (online), karena memerlukan tatap muka secara langsung. Pembelajaran daring membutuhkan membutuhkan koneksi internet yang memadai untuk mendukung pembelajaran. Menurut Dra. Siti Safuroh, M.Si selaku Kepala Sekolah SMPN 1 Baturetno, program blended learning merupakan langkah yang tepat untuk mengatasi masalah pembelajaran yang terkendala tempat dan jarak.  Interaksi antara guru dengan peserta didik akan terkendala tempat jika guru dan pesera didik tidak berada di sekolah. Maka diperlukan suatu platform yang mampu memfasilitasi pembelajaran dalam jaringan. Melalui platform  ini guru dapat menyampaikan materi adalam bentuk audio, visual, ataupun audio visual. Berbagai platform digital meluncurkan berbagai aplikasi pembelejaran online, seperti Whatsapp Group, Youtube, Google Classroom, Ebook dan Powerpoint. Sehingga pembelajaran tetap belangsung secara efektif meskipun tidak berada di sekolah. Kegiatan tatap muka dilaksanakan dengan tujuan dapat berkomunikasi secara langsung, sehingga guru dapat melihat kondisi, menyapa dan mengkomunikasikan hal-hal penting dengan peserta didik.

Fitria Etika Puri, penanggung jawab program BelAs Bening, mengemukakan bahwa beberapa platform digital yang dimanfaatkan peserta didik secara mudah dan sederhana adalah Whatsapp Group dan Youtube. Keunggulan yang kita peroleh dari Whatsapp Group diantarnya guru dapat mengirimkan dokumen, foto, audio ataupun video sebagai materi pembelajaran kepada siswa melalui grup WhatsApp, guru dan siswa dapat berdiskusi dan bertanya jawab dengan lebih rileks, serta aplikasi ini tidak menguras kuota internet terlalu banyak terlalu banyak. Sedangkan aplikasi Youtube dimanfaatkan sebagai wadah untuk mengupload konten video pembelajaran saat tatap muka. Guru merekam menyampaian pembelajaran di kelas saat tatap muka, lalu diupload ke aplikasi Youtube. Sehingga konten ini dapat dimanfaatkan peserta didik saat pembelajaran daring/online. Selain itu, Whatsapp Group dan Youtube adalah aplikasi yang merakyat, artinya aplikasi ini hampir digunakan oleh semua guru, orang tua, maupun peserta didik.

Sumber : https://dinaspdank.wonogirikab.go.id/blog/belas-bening-smp-negeri-1-baturetno-inovasi-di-masa-transisi/

Lomba

SMP N 1 Baturetno Jadi Wakil Wonogiri Lomba MAPSI

SMP Negeri 1 Baturetno kembali menorehkan prestasi pada lompa MAPSI cabang Cerdas Cermat Islam. Anisah Salsabila Ramadhani, Hanifah Nur Hapsari, dan Medika Naru Murti memperoleh juara 1 dan menjadi perwakilan Kabupaten Wonogiri untuk maju ke tingkat provinsi.

Lomba MAPSI ini diselenggarakan oleh MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) Pendidikan Agama Islam. Pembukaan dilakukan secara virtual oleh Heru Budi Santosa, Kasi PAKIS Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri. Heru mengapresiasi kegiatan tersebut sekaligus mengajak untuk selalu semangat belajar dengan tetap menjalankan protokol kesehatan.

MAPSI ini sendiri merupakan lomba tahunan yang terdiri dari beberapa perlombaan, antara lain tilawah, pidato, kaligrafi, dan lain sebagaianya. Dengan diperolehnya kejuaraan ini, diharapkan akan membangun semangat berkompetisi bagi siswa-siswa lain.