BATURETNO, 30 MARET 2026 – Suasana haru meliputi lingkungan SMP Negeri 1 Baturetno pada hari Senin pagi (30/3), tepat pukul 07.45 WIB, setelah kegiatan upacara bendera rutin yang berlangsung di lapangan Spensaba. Pada kesempatan tersebut, dua sosok penting yang telah berkontribusi besar bagi sekolah harus mengucapkan selamat tinggal kepada seluruh warga sekolah. Mereka adalah Bapak Edi Susilo Wardoyo, Guru Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) yang memasuki masa purna bakti, serta Ibu Valentina Yosi, Staf Karyawan Tata Usaha (TU) yang akan melanjutkan tugasnya di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Balepanjang.

Pak Edi: Guru Dedikatif yang Menginspirasi Generasi Muda
Bapak Edi Susilo Wardoyo yang telah menjelajahi dunia pendidikan selama lebih dari tiga dekade, dikenal sebagai sosok guru yang tidak hanya ahli dalam bidang IPA-nya, tetapi juga memiliki hati yang penuh kasih sayang terhadap setiap siswa. Dengan gaya mengajar yang tegas namun penuh kehangatan, beliau berhasil membimbing ribuan siswa untuk mencintai ilmu pengetahuan alam dan mengejar cita-cita mereka.

Setelah upacara bendera selesai, Pak Edi naik ke atas panggung untuk menyampaikan pesan terakhirnya kepada para siswa yang dengan khidmat mengikuti setiap kata yang keluar dari mulutnya. “Saya mengajak semua anak-anak untuk selalu bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu,” ucap Pak Edi dengan nada yang penuh perhatian. “Ilmu adalah kunci untuk membuka pintu masa depan yang lebih baik, jadi jangan pernah merasa puas dengan apa yang kalian ketahui hari ini. Selalu cari tahu lebih banyak lagi dan jadilah orang yang bermanfaat bagi orang lain serta negara.”
Kepala Sekolah SMPN 1 Baturetno, Bapak Cundoko, S.Pd M.Pd, menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Pak Edi. “Pak Edi bukan hanya seorang guru yang kompeten, tetapi juga seorang teladan yang selalu memberikan yang terbaik bagi sekolah dan siswa. Kontribusinya dalam pengembangan kurikulum IPA serta pembinaan ekstrakurikuler penelitian siswa tidak akan pernah terlupakan. Sekolah sangat merasakan kehilangan besar dengan pensiunnya beliau.”
Para siswa juga tidak bisa menyembunyikan rasa sedih mereka. Siswi kelas IX A, Zeshella Dinar Purwadinata mengaku bahwa Pak Edi adalah guru yang selalu sabar menjelaskan materi yang sulit. “Pak Edi pernah membantu saya yang awalnya sangat kesulitan dengan pelajaran fisika. Karena bimbingannya, sekarang saya bahkan bermimpi untuk menjadi seorang ilmuwan kelak,” ujarnya dengan mata yang sedikit kemerahan.
Ibu Yosi: Staf TU Handal dengan Etos Kerja Tinggi
Sementara itu, Ibu Valentina Yosi yang telah mengabdi di SMPN 1 Baturetno selama 20 tahun, dikenal sebagai pegawai TU yang sangat handal, rajin, dan memiliki etika kerja yang tinggi. Tanggung jawabnya dalam mengelola administrasi sekolah, mulai dari pembuatan berkas siswa, pengaturan jadwal pelajaran, hingga penyusunan berbagai laporan sekolah, selalu diselesaikan dengan sangat baik dan tepat waktu.
Ibu Yosi yang selalu tersenyum dan siap membantu siapapun ini mengaku merasa sangat sulit untuk meninggalkan SMPN 1 Baturetno. “Tempat ini seperti rumah bagi saya. Saya telah melihat banyak anak-anak tumbuh dan berkembang dari kelas VII hingga lulus. Meskipun saya akan melanjutkan tugas di SDN 1 Balepanjang, hati saya akan selalu ada di sini,” ucap Ibu Yosi sambil menahan tangis.

Kepala Tata Usaha SMPN 1 Baturetno, Ibu Katini, SE, menyatakan bahwa kepergian Ibu Yosi akan sangat terasa. “Ibu Yosi adalah bagian penting dari tim TU kami. Ia sangat terampil dalam mengelola segala urusan administrasi dan selalu bersedia membantu rekan-rekannya. Kerja kerasnya dan dedikasinya telah banyak membantu kelancaran kegiatan sekolah selama bertahun-tahun.”
Para guru juga mengungkapkan rasa kehilangan mereka terhadap Ibu Yosi. “Setiap kali kita membutuhkan bantuan terkait administrasi, Ibu Yosi selalu siap membantu dengan senang hati. Ia sangat teliti dan tidak pernah membuat kesalahan dalam pekerjaannya,” kata Bapak Wiyono, S.Pd, Guru Bahasa Indonesia di sekolah tersebut.
Doa dan Harapan untuk Kedua Pahlawan Tanpa Tanda Jasa
Sebelum acara pamitan berakhir, seluruh warga sekolah bersama-sama mengucapkan doa terbaik untuk Pak Edi dan Ibu Yosi. Bagi Pak Edi, semoga masa purna bakti beliau diisi dengan kesehatan yang baik dan kebahagiaan bersama keluarga. Sedangkan untuk Ibu Yosi, semoga beliau dapat terus memberikan kontribusi terbaik di lingkungan baru dan sukses dalam menjalankan tugasnya yang baru.
“Sekolah ini akan selalu mengingat jasa-jasa kedua pegawai terbaik kita ini,” tutup Kepala Sekolah Bapak Cundoko, S.Pd M.Pd. “Meskipun mereka telah tidak lagi bersama kita di sini, namun jejak baik dan kontribusi mereka akan terus hidup dan menginspirasi kita semua untuk terus berkembang dan memberikan yang terbaik bagi pendidikan bangsa.”
