Logo SMP Negeri 1 Baturetno
SMP Negeri 1 Baturetno
SPMB ONLINE ADMIN LOGIN

© 2026 SPENSABA IT TEAM

Detail Informasi

MPLS Hari Ketiga: Menumbuhkan Semangat Kebersamaan, Mengembangkan Potensi, Serta Meningkatkan Literasi Digital

MPLS Hari Ketiga: Menumbuhkan Semangat Kebersamaan, Mengembangkan Potensi, Serta Meningkatkan Literasi Digital
berita
Penulis Administrator
Tanggal 16 Juli 2026
Dilihat 0 kali

BATURENTNO — Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) hari ketiga berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme. Berbagai kegiatan yang dilaksanakan pada hari ini dirancang untuk menciptakan suasana sekolah yang ramah, membantu peserta didik baru mengenali potensi diri, meningkatkan kesadaran terhadap tantangan di era digital, serta mempersiapkan mereka mengikuti kegiatan kepramukaan di lingkungan sekolah. 

Kegiatan diawali dengan Sapa Ceria, yang dilaksanakan oleh pengurus   OSIS bersama bapak dan ibu guru. Kegiatan ini merupakan bentuk penyambutan hangat kepada peserta didik baru agar mereka merasa diterima sebagai bagian dari keluarga besar sekolah. Suasana pagi terasa lebih hidup dengan sapaan penuh semangat dan senyum ramah yang diberikan kepada setiap peserta didik saat memasuki lingkungan sekolah. 

Sebagai bagian dari rangkaian Sapa Ceria, pengurus OSIS mengajak seluruh peserta MPLS untuk melakukan tos bersama sebelum menuju kelas masing-masing. Kegiatan sederhana tersebut menjadi simbol semangat, kebersamaan, serta dukungan kepada peserta didik baru dalam memulai perjalanan mereka di lingkungan sekolah yang baru. Momen ini juga menciptakan suasana yang akrab sehingga peserta didik dapat menjalani kegiatan MPLS dengan lebih percaya diri dan penuh semangat. 

  

 Setelah kegiatan penyambutan selesai, peserta didik memasuki kelas masing-masing untuk mengikuti tes identifikasi awal siswa. Kegiatan ini dilaksanakan dengan pendampingan bapak dan ibu guru yang bertanggung jawab di setiap kelas. Tes identifikasi awal siswa bertujuan untuk membantu mengidentifikasi potensi, minat, dan kecenderungan bakat yang dimiliki oleh setiap peserta didik sebagai dasar dalam mendukung proses pembelajaran dan pengembangan diri selama menempuh pendidikan di sekolah. 

Selama pelaksanaan tes, peserta didik mengikuti setiap tahapan dengan tertib dan penuh kesungguhan. Melalui hasil tes tersebut, diharapkan sekolah dapat memperoleh gambaran mengenai karakteristik serta potensi peserta didik sehingga dapat memberikan pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing individu. 

Usai pelaksanaan tes identifikasi awal siswa, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi mengenai bahaya judi online dan bahaya digital yang dilaksanakan di ruang-ruang yang telah ditentukan sesuai pembagian kelompok. Sosialisasi ini bertujuan memberikan edukasi kepada peserta didik mengenai berbagai ancaman yang dapat muncul akibat perkembangan teknologi dan penggunaan media digital yang tidak bijaksana. 

 

alam penyampaian materi, peserta didik dikenalkan pada berbagai bentuk praktik judi online beserta dampak negatif yang ditimbulkannya, baik dari sisi ekonomi, psikologis, maupun sosial. Selain itu, peserta juga memperoleh pemahaman mengenai bahaya digital, seperti penyebaran informasi palsu, penipuan daring, pelanggaran privasi, hingga pentingnya menjaga etika dalam menggunakan media sosial. 

Melalui sosialisasi tersebut, peserta didik diajak untuk menjadi pengguna teknologi yang cerdas, bertanggung jawab, dan mampu menyaring berbagai informasi yang diterima. Materi disampaikan secara komunikatif sehingga peserta didik dapat memahami pentingnya menjaga keamanan diri di ruang digital sekaligus menghindari berbagai bentuk penyalahgunaan teknologi yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. 

 

Memasuki kegiatan siang, seluruh peserta didik dikumpulkan di Lapangan Selatan untuk mengikuti sosialisasi Perkemahan Jumat-Sabtu (Perjusa). Dalam kegiatan ini, peserta memperoleh penjelasan mengenai tujuan, tata tertib, perlengkapan yang perlu dipersiapkan, serta rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan selama Perjusa berlangsung. 

Selain menerima sosialisasi, peserta didik juga mengikuti pembentukan regu Perjusa. Pembentukan regu dilakukan sebagai langkah awal untuk melatih kerja sama, komunikasi, rasa tanggung jawab, dan jiwa kepemimpinan antarpeserta didik. Melalui pembagian regu, peserta diharapkan dapat saling mengenal, membangun kekompakan, serta bekerja sama dalam menyelesaikan berbagai kegiatan yang akan dihadapi selama Perjusa. 

Secara keseluruhan, pelaksanaan MPLS hari ketiga berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh makna. Berbagai kegiatan yang dilaksanakan tidak hanya memberikan pengalaman baru bagi peserta didik, tetapi juga membekali mereka dengan pemahaman mengenai pentingnya mengenali potensi diri, membangun karakter yang positif, serta memiliki kesadaran dalam menghadapi tantangan di era digital. 

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, diharapkan peserta didik baru mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah, menjalin hubungan yang baik dengan teman maupun guru, serta tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, berintegritas, bijak dalam memanfaatkan teknologi, dan siap mengikuti seluruh proses pembelajaran maupun kegiatan sekolah di masa mendatang.

Bagikan:
Kembali