Alisdia Spensaba

Album Siswa Digital SMP Negeri 1 Baturetno

Setiap manusia pasti mempunyai jejak aktiftas hasil dari interaksi dengan manusia yang lain. Jejak tersebut akan menjadi warna tersendiri bagi kita di masa depan.  Salah satu jejak tersebut adalah keberdaan seseorang  sebagai pelajar di sekolahnya. Masa sekolah adalah masa yang tak akan pernah bisa kita lupakan dan terulang kembali.Suatu masa dimana kita belajar, bermain, dan berbagi. Masa sekolah juga masa yang penuh akan tawa, walaupun terkadang ada saatnya rasa sedih datang tetapi kita yakin bahwa kita bisa melewatinya dengan cara kita sendiri. Menyadari bahwa masa sekolah merupakan masa yang penuh dengan kenangan, menginisiatifkan   kami bersama siswa  untuk mengabadikan kenangan manis bersama teman sekolah  dalam bentuk album siswa.

Perkembangan pembuatan album siswa mendapat tantangan berarti. Salah satu tantangan itu adalah tingginya biaya cetak. Tantangan ini dirasa sangat berat. Selain itu, aturan mengenai pelarangan penarikan biaya kepada siswa juga menjadi tantangan tersendiri. Peraturan Mendikbud Nomor 44 Tahun 2012 tentang Pungutan dan Sumbangan Biaya Pendidikan pada Satuan Pendidikan Dasar secara gamblang melarang sekolah menarik biaya dari siswa, termasuk pembelian album siswa. Regulasi ini menambah  keengganan meneruskan penyususnan album siswa, jika kondisi ini tidak diatasi, album siswa  akan terhenti penerbitannya. Dibutuhkan solusi nyata untuk mengatasi permasalahan ini.

Beberapa gagasan seperti mengurangi kualitas kertas album agar biaya cetak lebih murah, mencari sponsor dalam pembiayaan album atau mengubah album klasik menjadi album digital/online sudah kami pertimbangkan.

Pemangku kebijakan sekolah membahas secara intens untuk keberlanjutan penerbitan album siswa, yang akhirnya dimunculkan inovasi album siswa melalui aplikasi digital.  Inovasi tersebut dikenal dengan istilah ALISDIA SPENSABA  ( Album Siswa Digital SMP Negeri 1 Batturetno ).

Inovasi ini membawa perubahan berarti. Siswa dan seluruh warga sekolah dapat  menikmati  sajian album siswa melalui media sosial, dari HP maupun perangkat lainnya. Siswa dan warga sekolah bisa mengakses dari mana pun dengan mudah. Hal ini memotivasi siswa dalam berkarya karena kreasinya mendapatkan wadah yang tepat guna.